Rabu, 06 Mei 2020

Gagal? Coba Lagi, Jatuh? Bangkit Lagi!


Pernah gak sih kalian mengalami kegagalan dalam hidup? Pernah dong pastinya. Manusia pasti pernah mengalami kegagalan dalam hidupnya. Apa yang diharapkan ternyata tak berbanding lurus dengan kenyataan. Baik itu kegagalan dalam akademi, pekerjaan, pertemanan bahkan percintaan. Ajaibnya ketika ada yang mengalami kegagalan, banyak orang di sekelilingnya meneriakkan "Jangan menyerah", "Kamu pasti bisa", "Ayo coba lagi". Pertanyaannya, benarkah mantra-mantra itu ampuh membuat kita bangkit dari kegagalan?

Sebelum menjawab pertanyaan itu, saya ingin cerita kalau saya juga pernah mengalami kegagalan. Sama saja dengan manusia pada umumnya. Kegagalan terbesar dalam hidup saya tepat terjadi setahun lalu. Kegagalan yang membuat saya terpuruk dan berada di titik terendah. Yaa, saya gagal mendapatkan pekerjaan yang saya impi-impikan. Rasanya semua usaha sudah saya kerahkan semaksimal mungkin, tapi ketika kenyataan berbicara, mungkin yang terjadi adalah sebaliknya. Bagi saya sudah maksimal, tapi bisa saja belum.

Apa rasanya? Sedih, kecewa, marah pada diri sendiri. Menangis? Sudah seperti minum obat, kurang lebih dua sampai tiga kali sehari. Suatu saat saya tidak tahan dan menceritakannya kepada teman saya. "Fit, aku wedi suwi-suwi gendeng" (Fit, saya takut lama-lama bisa gila). Saat berada di titik terendah itulah saya merasa "Wah gak bisa nih, kaya gini terus". Saya masih punya tujuan hidup. Hidup saya bukan semata-mata tentang saya. Masih banyak orang di sekeliling saya. Pasti masih banyak jalan, harus tetap sampai pada tujuan saya.

Perlahan saya mulai kembali lagi menata hidup saya. Perlahan hingga menemukan jalan lain yang saya rasa masih bisa optimal di sana. Mulailah saya membangun bisnis dengan teman-teman saya. Bisnis yang benar-benar dimulai dari nol, melakukan riset dua bulan lamanya. Bisnis yang membuat orang di sekitar saya berpikir bahwa saya tidak waras. "Kuliah tinggi-tinggi kok malah jualan", "Apa gak takut kalau bangkrut", "Belum tentu balik modal", "Paling gak bertahan lama". Saat menerima pertanyaan itu tidak banyak yang saya katakan, saya hanya ingin menjawabnya dengan karya. 

Perlahan tapi pasti, bisnis yang saya tekuni mulai membuahkan hasil. Bisnis tersebut meraih pencapaian yang tidak saya duga-duga sebelumnya. Untuk bisnis yang baru mulai, masih membangun branding pada customer, bagi saya ini pencapaian yang luar biasa. (Bisnis apa itu? Bagaimana membangun bisnis di awal? Bagaimana meraih kesuksesan dalam berbisnis? Bagaimana menghadapi tantangan dalam bisnis? Pertanyaan ini tidak akan dijawab di tulisan ini, tunggu cerita Nani selanjutnya ya^^)

                   
Meraih Penghargaan sebagai 
Stan Terbaik Pameran Kewirausahaan 2019

Udah dulu ya sesi ceritanya. Sekarang waktunya cari tahu "Apa sih yang harus dilakukan supaya bisa bangkit dari kegagalan?"

1. Terima Kegagalan Itu Sendiri
Hal pertama yang harus kita lakukan adalah menerima kegagalan. Ketika kegagalan menghampiri, yang kita butuhkan pertama kali bukan kata-kata "Jangan menyerah", "Kamu pasti bisa", "Ayo coba lagi". Terima saja kegagalanmu. Terima kalau kamu belum berhasil. Bisa saja kamu memang belum optimal, bisa saja kamu memang tidak berkompeten di bidang itu, dan segudang kemungkinan lain yang bisa saja terjadi. Terima saja bahwa semua manusia punya kelemahan, termasuk kamu. Terima saja bahwa tidak selamanya yang kamu harapkan bisa menjadi kenyataan. 
Bersedih? Menangis? Boleh, sangat manusiawi. Keluarkan saja semua yang kamu rasakan, jangan ditahan. Eits, gak boleh keterusan ya! Kamu harus punya batas sampai kapan keadaan itu bertahan.

2. Renungkan Kembali Tujuanmu
Tidak ada satupun di dunia ini yang diciptakan dengan sia-sia. Termasuk saya, kamu, manusia itu sendiri. 
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثاً وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ
Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (Al Mukminun:115).

Renungkan kembali tujuanmu. Tujuan adalah cahaya di tengah kegelapan, kompas ketika kita tersesat. Tujuan lah yang akan memandumu ketika kehilangan arah. Tujuan adalah alasan kenapa kita tidak boleh menyerah ketika kegagalan menghampiri. Tujuanlah yang menguatkan kita untuk bangkit dari kegagalan.

3. Galih Kelebihanmu, Ambil Peluang yang Ada
Jika kamu sudah bisa menerima kegagalanmu, jangan anggap semuanya selesai. Kamu harus bangkit. Cobalah untuk menggalih kelebihan-kelebihan yang kamu miliki. Manusia memiliki dua sisi, jika ada kelemahan pasti ada juga kelebihannya. Salah satu yang membuat saya memilih berbisnis karena saya menyadari ada kelebihan itu dalam diri saya. Kelebihan dalam memasarkan suatu produk, minat yang saya miliki pada bidang bisnis yang saya tekuni. Nilai plus yang lain adalah saya hidup dalam keluarga yang menjadikan bisnis sebagai mata pencahariannya. Bisnis tersebut juga berkembang dari tahun ke tahun. Tapi apakah hanya bisnis? Tentunya tidak, peluang lain yang ingin saya ambil adalah menjadi sociopreneur. (Apa itu sociopreneur? Bagaimana? Nanti ya, Nani cerita di tulisan yang lain) Hal ini juga berlaku bagi kalian semua yang mengalami kegagalan, cara move on terbaik adalah dengan menggali kelebihan-kelebihan yang dimiliki, melihat peluang dan mengambilnya.

4. Jangan Takut Menghadapi Tantangan
Ketika kamu sudah move on, tentunya tidak berhenti begitu saja. Kesuksesan yang akan kamu bangun lagi akan memiliki tantangan di dalamnya. Kalau kamu takut menghadapi tantangan itu, kegagalan akan menghampiri kembali. Jangan takut, cari ilmunya, berguru pada yang ahli, hadapi tantangan itu satu per satu.

5. Jangan Menyerah
Bagaimana dengan mantra satu ini? Apakah mantra ini bekerja? Mantra ini bekerja kok tenang aja. Mantra-mantra seperti "Jangan menyerah", "Kamu pasti bisa", "Ayo coba lagi" akan bekerja sebagai motivasi kita. Kata-kata yang terus terngiang akan menjadi sugesti untukmu, membuatmu sesuai dengan kata-kata tersebut. Tapi ingat, mantra ini tidak bisa berdiri sendiri ya. Artinya mantra ini tidak akan bekerja jika kamu tidak melakukan empat hal di atas. 

Kira-kira begitulah pengalaman saya ketika gagal dan mencoba bangkit dari kegagalan tersebut, semoga bermanfaat ya! Makasih sudah mau baca cerita Nani, lain kali kita cerita-cerita lagi ya^^




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkreasi untuk UMKM Maju Bersama Asus Zenbook Flip S (UX371)

  Pandemi dan Ekonomi Selamat datang 2021, tahun kedua saya hidup berdampingan dengan pandemic Covid-19. Masa pandemi adalah masa yang...